MARKETING PLAN DANASISWA
Sekarang dunia asuransi semakin berkembang karena semakin banyaknya asuransi yang menawarkan keuntungan ganda seperti pensiun, tabungan, dan lainnya. Tetapi kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi masih kurang merata dikarenakan banyak masyarakat menengah yang notabennya sangat membutuhkan asuransi masih ragu karena belum mengetahui apa itu asuransi dan apa keuntungan yang kita dapat bila memiliki asuransi. Informasi tentang asuransi masih belum tercapai kesasarannya dan dilihat dari segi pemasarannya kebanyakan perusahaan asuransi memakai distribusi agency. Strategi dengan distribusi agency sudah cukup berhasil tetapi penyebaran agen masih kurang merata. Salah satu cara lain adalah direct marketing, strategi ini juga tidak bisa mencapai target dan boros biaya karena memerlukan banyak pegawai yang tentu saja meningkatkan biaya operasional. Kenapa tidak perusahaan asuransi memakai advertising marketing yang menurut kami lebih efektif.
Jadi kami membuat beberapa strategi baru untuk pemasaran polis asuransi danasiswa yang pertama adalah advertising marketing yang terdiri dari:
Commercial Media Marketing
1. Membuat acara-acara televisi yang dimana perusahaan asuransi menjadi sponsor utama. Kalau di dunia perbankan ada Gebyar BCA atau Britama Show, dari contoh kedua acara yang berbasis musik ini banyak sekali konsumen yang mendapat infomasi dari acara tersebut seperti informasi layanan-layanan dari kedua bank tersebut dan masyarakat terpacu untuk menabung. Maka kenapa tidak perusahaan asuransi membuat acara seperti diatas yaitu ”BRING IN LIFE booom!!” yang menampilkan artis dan band papan atas Indonesia. Dengan begitu masyarakat khususnya para pelajar akan memperoleh informasi tentang asuransi dan khususnya asuransi danasiswa oleh karena itu acara ini lebih baik diselenggarakan secara mingguan pada jam tayang sore hari disesuaikan dengan jam pulang anak-anak sekolah. Dengan intensitas penayangan yang tinggi maka diharapkan masyarakat akan lebih mengerti tentang asuransi dan sadar bahwa memiliki asuransi adalah suatu kebutuhan.
2. Membuat talkshow yang membahas asuransi danasiswa dengan durasi 30 menit, Dengan mendatangkan artis-artis muda pengguna asuransi, dengan judul ”My future is safety”. Acara ini berguna untuk mengedukasi pasar akan manfaat asuransi danasiswa dan sebagai media komunikasi (sharing) akan kelebihan dan kekurangan asuransi yang mereka miliki.
3. Memperbanyak iklan edukasi asuransi di media cetak dan elektronik yang dilakukan berulang kali penayangannya.
4. Membuat tagline pada asuransi “banyak anak banyak rejeki bersama danasiswa”
5. menampilkan icon pada asuransi danasiswa dengan keluarga bahagia Indy barens
Sponsorship Advertising
1. Perusahaan asuransi dapat pula mensponsori acara-acara besar yang diselenggarakan. Seperti mensponsori liga-liga olahraga yang diseleggarakan ditanah air. Seperti AIG insurance yang berani mensponsori klub sepakbola sebesar Manchester united, kenapa perusahaan asuransi di Indonesia belum terlihat ketertarikannya untuk ikut mensponsori dunia olahraga. Padahal dunia olahraga adalah dunia yang sangat perlu diperhatikan dan merupakan pasar yang besar untuk perusahaan asuransi. Maka kita dapat membuat acara ”liga basket BRINGINLIFE” ataupun ”BRINGINLIFE competition football”.
2. Mensponsori acara talent show seperti idola cilik, abang none cilik.
3. Mensponsori acara-acara yang diadakan di kampus-kampus khususnya yang berhubungan dengan edukasi-edukasi asuransi. Ini akan menjadi alat edukasi yang efektif karena mahasiswa saat ini sangat peduli dengan masa depannya dan dengan mereka mengetahui manfaat asuransi lebih mendalam, mereka pasti akan memiliki kesadaran untuk ikut berasuransi yang menunjang masa depan hidup mereka yang lebih baik. Kita dapat membuat acara “Insurance Competition” atau “Insurance goes to Campus”
4. Mengadakan lomba menggambar dan mewarnai bagi anak-anak, dengan tema ”Dengan Asuransi Kugapai Cita-citaku”. Dan hadiah yang diberikan berupa asuransi pendidikan
5. Mengadakan acara musik ke berbagai kota besar dan ditayangkan secara rutin di stasiun TV. Acara itu dapat dinamakan ”MUSIC from The Heart with BRINGINLIFE”. Sehingga brand dari asuransi dapat lebih dikenal masyarakat
6. Mensponsori acara-acara yang diadakan perusahaan swasta dan pemerintahan baik besar maupun kecil, agar pembangunan sector riil dapat meningkat.
Setelah tahap advertising, tahap kedua yang perlu dilakukan adalah Education of Insurance. Suatu perusahaan asuransi perlu mengadakan edukasi-edukasi tentang asuransi agar masyarakat terutama masyarakat awam mengetahui tentang manfaat asuransi. Selama ini banyak masyarakat menganggap asuransi itu sulit, asuransi itu mahal, dan image perusahaan asuransi yang buruk, maka itu harus segera dihapuskan. Edukasi-edukasi sangat penting dilakukan untuk menambah pengetahuan masyarakat dan secara tidak langsung dapat menghapus image yang buruk itu.
Edukasi-edukasi yang diperlukan :
1. Memakai motto “easy life with insurance”, diharapkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan asuransi akan meningkat, karena asuransi akan memudahkan masyarakat dalam merencanakan kehidupannya, karena asuransi bersifat jangka panjang dan masyarakat tak perlu khawatir dengan prosedur apabila bergabung dengan asuransi. Dalam motto ”easy life with insurance” harus disisipkan kata-kata ”anda jujur kami percaya” maksudnya klien mengklaim sesuatu dengan jujur tanpa azaz manfaat maka perusahaan akan menggantinya dengan cepat dan tanggap. Adakan edukasi-edukasi di lingkungan perkantoran dan kalu bisa sampai menyentuh lingkungan kelurahan ini akan bisa menghapus image buruk terutama di masyarakat awam
2. Mengedukasi para masyarakat dengan ”insurance is cheap”. Masyarakat menganggap asuransi itu mahal, mungkin image ini terbentuk dari iklan-iklan perusahaan asuransi yang mengambil tema asuransi barang-barang mewah. Sebetulnya masyarakat middle lebih membutuhkan asuransi karena mereka tidak terlalu mempunyai banyak uang simpanan untuk kejadian atau musibah yang mendadak jadi betapa baiknya jika mereka diberi ruang asuransi yang murah dalam pembayaran premi dengan manfaat yang besar. Edukasi yang diperlukan dengan cara membuat iklan asuransi dimedia televisi yang bercerita tentang ”sopir angkot yang mengasuransikan angkotnya apabila angkotnya hilang atau terjadi tabrakan, dapat langsung diganti oleh perusahaan asuransi hanya dengan membayar premi yang terjangkau sesuai dengan kemampuannya.
Strategi ketiga dengan CSR(Corporate social resposibility). CSR adalah suatu taktik marketing yang lagi populer saat ini dan bersifat social. Contoh nyata dari aplikasi CSR ini terlihat pada perusahaan Starbucks ketika Starbucks membuatkan 10.000 hektar perkebunan kopi di Aceh, itu bersifat sosial tetapi Starbucks bisa meningkatkan profitnya. Starbucks bisa mendapat hasil kopi yang berkualitas. CSR bukan hanya mengarah kedalam eksistensi perusahaan tetapi dapat pula meningkatkan profit perusahaan dan ini bisa jadi taktik marketing yang ampuh.
Ada beberapa penerapan CSR yang menurut kami sangat baik untuk perusahaan asuransi, dapat dilihat di bawah ini :
Penerapan CSR untuk perusahaan asuransi
1. Perusahaan mengadakan CSR dalam bentuk penyemprotan nyamuk demam berdarah disekolah-sekolah SD, SMP, SMA dengan tema ”asuransi peduli demam berdarah”. CSR semacam ini tidak hanya mengkedepankan aspek sosial tetapi ada aspek profitnya seperti berkurangnya klaim yang mengalami sakit demam berdarah, itu menguntungkan bagi perusahaan asuransi tersebut karena tidak harus membayar klaim untukrumah sakit.
2. Memberikan beasiswa ”Insurance scholarship” di sekolah-sekolah tinggi asuransi untuk para agen-agen asuransi yang belum punya basic asuransi maupun para siswa-siswi berbakat untuk memperoleh pendidikan asuransi yang pada akhirnya menghasilkan profit bagi perusahaan asuransi karena banyaknya tenaga ahli asuransi yang tersedia dan berkualitas.
3. Mengadakan kampanye anti merokok, dengan penyuluhan dari kampus ke kampus, kantor, tempat hiburan, mall, dan sekolah-sekolah. Perusahaan asuransi bisa mensponsori acara ini tetapi juga mendapat keuntungan karena menciptakan image yang baik bagi perusahaan. Kita dapat membuat dengan format ”Bring your Life without ciggarate”.
4. Penarapan ke tujuh ini lebih pas bila disebut BSR (brand social responsibility) karena konsep BSR ini menerapkan penekanan merek pada produk asuransi. Perusahaan asuransi harus menunjukan kepeduliannya pada bencana alam yang terjadi di Indonesia, misalnya perusahaan asuransi memberikan polis pendidikan kepada para korban bencana alam secara gratis dan polis yang diberikan adalah “disaster insurance”. Itu akan menolong anak-anak mereka bila terjadi bencana lagi mereka dapat melanjutkan sekolah layaknya anak-anak lainnya.
5. CSR yang ditujukan untuk pada guru ”Insurance 4 greatest future”, maksudnya asuransi pensiun dengan polis yang lebih murah. Ini membuat perusahaan asuransi Lebih mempunyai social capability karena menghargai jasa-jasa guru.
Strategi keempat dapat dengan Gethoc to Lar (word of mouth)
Gethoc to Lar (word of mouth)
Walaupun menurut kami advertising marketing sangat penting, tetapi cara word of mouth cukup efektif untuk meningkatkan penjualan polis asuransi danasiswa kami akan menerapkan beberapa cara untuk meningkatkkannya, yaitu :
1. Menggunakan prinsip rumah makan padang ”bila anda puas ceritakan pada orang lain dan bila anda kurang puas ceritakan pada kami agar kami bisa mengkoreksi diri”. Maka setiap bulan diadakan pertemuan dengan para nasabah, untuk mendapat saran dan kritik dalam peningkatan mutu pelayanan asuransi.
2. Memakai startegi MLM(multi level marketing) bila pelanggan tersebut mengajak orang lain mempunyai asuransi di akan mendapat komisi/hadiah dari polis tersebut. Jadi tidak harus menjadi agen untuk mendapatkan komisi/hadiah.
Strategi kelima dengan Motivating agent concept
Motivating agent concept
Yakni strategi untuk memotivasi para agen agar bekerja lebih baik, yang terdiri dari :
1. memberikan insentif, bonus dan hadiah kepada agen yang menjual banyak polis agar mereka bersemangat menjual polis tersebut dan pastinya setiap agent akan mengincar reward tersebut.
2. Memberikan penghargaan bagi agen terbaik bagi agen yang penjualannya tertinggi seperti paket liburan atau paket asuransi buat keluarganya, dll
strategi keenam adalah Insurance with Corporate
Insurance with Corporate
Strategi ini merupakan peningkatan kerjasama antara perusahaan asuransi dengan perusahaan-perusahaan lain, seperti:
1. Bekerjasama dengan Bank-Bank nasional dalam meciptakan produk asuransi plus tabungan atau asuransi plus investasi yang menguntungkan nasabah. Jadi nasabah sudah langsung mendapat 2 kemudahan.
2. Bekerjasama dengan biro perjalanan yang dikhususkan bagi anak-anak sekolah yang ingin berkarya wisata juga pada saat liburan sekolah dan ingin bepergian dalam jangka waktu lebih dari seminggu akan mendapatkan jaminan perjalanan. Dengan produk ”Insurance easy Go”
3. Bekerjasama dengan rumah sakit untuk kemudahan klaim dan merekrut nasabah-nasabah baru yang baru sembuh dan juga pada anak-anak bayi yang baru melahirkan untuk ditawarkan asuransi dengan ”Insurance to Hospital”
Dan setelah yang terpapar diatas berjalan, perusahaan asuransi danasiswa harus senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanannya, dengan cara:
Peningkatan sistem informasi dan data base nasabah, sehingga claim dari nasabah dapat diakses secara cepat
Mengadakan training untuk para agen agar lebih berkualitas
Mempunyai Asuransi Customer Care, sehingga keluhan dan saran dari pelanggan dapat segera diterima dan diperbaiki
Memberikan reward bagi agen yang berprestasi dan sanksi bagi agen yang nakal
Perekrutan agen-agen baru asuransi yang lebih hati-hati
Menciptakan citra positif bagi perusahaan dengan CSR dan meraih ISO yang menjamin kualitas perusahaan
Menambah cabang perusahaan dan kenyamanan perusahaan itu sendiri dengan gedung yang bagus, letak yang strategis, dan desain yang menarik. Sehingga para nasabah merasa aman, nyaman, dan mudah menjangkau perusahaan itu untuk mengajukan klaim.
Selasa, 05 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar